Jumat, 30 Januari 2015

DRACULA VS WEREWOLF

Dracula : Legenda Pangeran Pengisap Darah

dracula

 Mendengar nama Dracula, sontak yang terlintas di benak kita sosok vampir yang selalu haus akan darah manusia. Gambaran itu telah merasuk dalam pikiran kita sejak era Bram Stroker dengan novelnya yang berjudul Dracula (1897). Novel legendaris yang mengadopsi kisah nyata seorang pangeran Wallachia (Rumania) bernama Vlad Tapes “Dracula” yang bertarung melawan serbuan kesultanan Ottonam atas wilayahnya (menjelang periode akhir Perang Salib). Inilah kisahnya…

Vlad Tapes “Dracula” (1431-1476) adalah putra dari Vlad II (Vlad Dracul) yang diangkat menjadi anggota Orde Naga oleh Kaisar Romawi. Vlad Dracul adalah orang yang gigih melawan serbuan kesultanan Ottonam atas wilayahnya. Sementara Vlad Tapes Dracula sebaliknya menjadi sosok yang dibenci baik oleh musuhnya maupun oleh rakyatnya sendiri karena kekejamannya. Dracula dilahirkan di Transylvania, Rumania atau dikenal dengan Wallachia Nama Dracula sendiri berarti anak laki-laki Dracul -anak laki-laki naga- (Drac = naga. ull=anak), nama ini merupakan gelar yang diperolehnya karena keanggotaan ayahnya di Orde Naga.
Masa kecil Dracula memang tidak berlangsung lama, diusianya yang ke 11 ia harus menjadi jaminan kesetian ayahnya kepada kesultanan Turki ottoman, ia dan adiknya Randu harus dikirim ke Turki. Setelah perang Verna, terjadi konflik antara Vlad II dan John Hunyadi ( pengganti Sigismund, Raja dari kerajaan Hungaria ) dalam memperebutkan Wallachia, yang berujung pada kematian Vlad II dan Mircea, kakak Dracula. Melihat perubahan politik di Wallachia tersebut, maka sultan Turki ottoman Mehmed II mengirimkan Dracula pulang ke wallachia untuk merebut tahta.
Dracula kembali ke Wallacia dengan di kawal 8000 prajurit Turki ottoman. sesampainya di Tirgoviste ( ibu kota wallachia ) terjadi pertempuran antara pasukan Vlasdisav dengan pasukan Dracula, yang akhirnya di menangkan oleh pasukan Dracula dan menempatkan Dracula sebagai penguasa Wallachia. Setelah berhasil menduduki tahta, Dracula berbalik membantai prajurit Turki ottoman yang tersisa
Selain itu Vlad Tepes juga memiliki sebutan yang menyeramkan Vlad The Impaler  (Vlad si Penyula). Di sebut Penyula karena konon Vlad dikenal sebagai tokoh  yang senang melakukan kekejaman terhadap orang-orang yang tak disukainya. Salah  satu metode penyiksaan yang disukainya adalah dengan menyula (menusuk dari  pantat hingga kepala) hidup-hidup musuh-musuhnya. Diperkirakan ia telah membunuh 40.000 hingga 100.000 orang dengan cara-cara yang kejam.
Keganasan Vlad Tepes yang luarbiasa akhirnya berakhir ketika ia tewas dalam sebuah penyerbuan orang-orang Turki di sebuah kota dekat Buchares. Kepalanya dipisahkan dari  tubuhnya dan dibawa ke Konstantinopel sebagai persembahan kepada Sultan Turki.  Tubuh tanpa kepalanya dikuburkan di Snagov sebuah pulau di Bucharest. Dari sinilah legenda vampire (mahluk penghisap darah) mulai hidup. Konon Vlad Tepes tidak benar-benar mati, ia menjadi mayat hidup, menjadi vampir dan menyebarkan wabah vampir kepada orang-orang yang digigitnya. Kisah ini menjadi legenda. Diceritakan dari generasi ke generasi di kalangan penduduk Balkan yang masih percaya pada takhyul.
Legenda rakyat Balkan itulah yang akhirnya di adopsi oleh Bram Stroker dalam bentuk novel yang berjudul Dracula di tahun 1897. Walau dalam novelnya tak menyebutkan nama Vlad Tepes, namun latar belakang kisah hidup Dracula dalam novelnya mengindikasikan bahwa Vlad Tepes-lah yang diadopsi oleh Stroker untuk menjadi tokoh utama dalam karyanya.
Selain Stroker, buku-buku tentang Dracula terus ditulis orang, mungkin angkanya telah mencapai ribuan buku. Apalagi setelah Hollywod mengkomersilkan lagenda vampir dengan film-filmnya. Konon, hampir 300 film pernah dibuat
berkaitan dengan vampir dan Dracula.
The Historian

Penulis Legendaris Bram Stoker

Selain Bram Stroker adapula Elizabeth Kostova yang melakukan riset sejarah mengenai Dracula, dan menuangkan hasil risetnya kedalam sebuah novel sejarah yang dikemas dalam horor-suspense yang memikat, yang diberi judul The Historian (Sang Sejarahwan). Berbeda dengan Darculla-Bram Stoker, Kostova lebih memberikan nuansa sejarah pada novelnya ini, sehingga pembaca tak hanya disuguhkan oleh ketegangan dan kengerian semata, melainkan pembaca juga diajak menyelusuri siapa sebenarnya dibalik sosok Dracula berdasarkan fakta sejarah yang diperoleh Kostova dari risetnya selama 10 tahun.
The Historian ditulis oleh Elizebeth Kostova dengan gaya yang indah dan  Memikat dan menyajikan nuansa yang berbeda. Walau yang menjadi tema utama adalah pencarian sosok Drakula yang menyeramkan, namun tak ada
ketakutan yang berlebihan pada novel ini. Ketegangan dan kemisteriusan menyelimuti seluruh halaman novel ini, dimulai dari ditemukannya buku kosong bergambar naga, kisah kekejaman Vlad Tepes ketika mengeksekusi musuh-musuhnya, vampir yang membuntuti dan menyerang dengan tiba-tiba, hingga sosok drakula dan aktivitasnya yang unik dan tak terduga akan ditemui dalam novel ini.
Selain itu aroma sejarah juga tercium dengan tajam pada novel ini. Dengan  deskripsi sejarah yang diurai secara kronologis dan menarik sehingga tak membosankan, Kostova mengajak pembacanya bertamasya ke abad 15 dimana Dracula pernah hidup dan berjuang melawan serangan tentara Turki dibawah pemerintahan Sultan Mehemd II. Pembaca juga akan diajak berkelana ke tempat-tempat eksotis seperti Oxford, Istanbul, Rumania, Bulgaria, untuk menelusuri buku-buku kuno, mansukrip-manuskrip bersejarah, kisah para santo, puisi kuno, legenda dan
lagu-lagu rakyat yang berkaitan dengan Drakula.
Tengkorak Vampir

Fosil Tengkorak Vampir

Lalu apakah benar setelah kematiannya Vlad Tapes “Dracula” berubah wujud menjadi mahluk penghisap darah..? entahlah. Tetapi paling tidak sebuah peristiwa yang menggemparkan pernah terjadi dan seolah mendukung keberadaan Vlad sebagai mahluk penghisap darah.. Sebuah cerita menjelaskan, Di Venesia (Italia) pada tahun 1576 terjadi satu wabah mematikan yang membuat banyak orang panik. Jutaan orang telah bergelimpangan. Tidak ada satupun orang yang mengetahui apa yang menjadi penyebab wabah mematikan ini. Penjelasan bersifat ”ilmiah” mungkin lebih tepatnya religius pun beredar: bahwa vampir penghisap darah telah menyebarkan wabah epidemi ini.
Dalam literatur terkait peristiwa abad abad ke-16 itu, tepatnya seiring dengan persebaran wabah epidemi tersebut, ada banyak pemakaman massal yang digali untuk mengubur jutaan orang mati yang diduga akibat wabah penyakit yang diduga disebabkan oleh vampir. Karena minimnya lokasi pemakaman, warga kota pun memanfaatkan makam yang sama untuk mengubur jenazah baru secara massal.
Entah benar atau tidak, tetapi baru-baru ini Matteo Borrini, seorang arkeolog dari Universitas Florence di Italia menemukan kerangka seorang perempuan dengan batu bata kecil tersumbat di mulutnya saat menggali sebuah kuburan massal korban wabah penyakit semasa abad pertengahan di Lazzaretto Nuovo Island Venesia.
Borrini menyampaikan temuannya ini dalam sebuah pertemuan America Academy of Forensic Science di Denver Colorado beberapa waktu lalu (Newscientist,9-3-2009). Ia juga mengklaim bahwa temuannya telah diuji secara forensik. Dan ia mempercayai tengkorak  itu mempunyai hubungan dengan penyebaran wabah pada tahun 1576. “Di masa itu, para penggali kubur menyumbat mulut  para vampir dengan batu bata untuk mencegah mereka bisa bangkit dan menghisap darah manusia lagi,”jelas Borrini.
Namun pernyataan Borrini bahwa tengkorak itu adalah bukti pertama di bantah oleh Peer Moore-Jansen dari Universitas Wichita State di Kansas. Peer menyebutkan ia pernah menemukan tengkorak dengan kondisi yang sama dengan temuan Borrini. “ Itu memang cukup menarik, namun apa yang di klaim Borrini sebagai tengkorak vampir pertama adalah lelucon,”kata Peer Moore-Jansen. Borrini sendiri mengatakan, perincian studinya terkait keberadaan kuburan massal ini adalah menunjukkan bukti keberadaan vampire/Dracula. “Tengkorak itu menunjukkan bukti exorcisme (ritual pengusiran setan) vampir secara arkeolog” tutur Borrini.
Jika penuturan Matteo Borrini benar adanya, berarti tengkorak wanita penghisap darah itu adalah salah satu korban wabah vampire yang ditularkan oleh sang pangeran Vlad Tapes Dracula yang melanglang buana hingga ke Italia. Hiii…..
Kastil Dracula
Awal Februari 2007 , situs resmi The Associated Press dalam sebuah kolom beritanya mengabarkan bahwa Puri Bran yang diyakini sebagai tempat kediaman Dracula, dijual seharga 78 juta dolar oleh pewarisnya kepada pemerintah Rumania. Langkah tersebut diambil demi pelestarian tempat legendaris di Transylvania tersebut. Kabarnya lebih dari
400 ribu orang mengunjungi puri itu setiap tahunnya, terutama karena dikaitkan dengan Vlad the Impaler atau Pangeran Dracula.
Vlad bukanlah pemilik puri itu, namun diyakini telah menggunakan tempat itu selama kunjungannya ke Transylvania. Dia juga terkurung di tempat itu selama dua bulan pada tahun 1462 setelah ditangkap olah musuhnya dan dipenggal.(Sumber:Harian Global)

Legenda Werewolf dari masa ke masa

Walaupun kedengarannya seperti sebuah kisah dalam film Holywood, namun, kisah mengenai manusia yang dapat berubah menjadi serigala dapat ditemukan di banyak negara di dunia.
Bahkan, kisah mengenai makhluk yang biasa dikenal dengan nama Werewolf atau Lycan ini bisa ditemukan di catatan-catatan Yunani kuno.

Werewolf di dalam Literatur KunoHerodotus, dalam bukunya yang berjudul Histories pernah menulis mengenai Neuri, sebuah suku yang berdiam di timur laut Scythia (dekat Ukrainia) yang penduduknya berubah menjadi serigala setiap sembilan tahun.

Dalam mitologi Yunani kuno, raja Arcadia yang bernama Lycaon disebut diubah menjadi serigala oleh dewa Zeus akibat mengorbankan dan memakan daging anaknya sendiri. Nama Lycaon kemudian menurunkan kata Lycanthropy yang kita kenal sekarang ini.

Cendikiawan Roma, Pliny the Elder, juga pernah bercerita mengenai seorang pria yang berubah menjadi serigala setelah memakan isi perut seorang anak kecil.

Lalu, pada tahun 60 Masehi, Gaius Petronius menulis dalam bukunya mengenai Niceros yang menyaksikan temannya berubah menjadi serigala. Niceros bercerita:

"Ketika aku mencari sahabatku, aku menemukannya sedang melepas seluruh pakaiannya dan menaruhnya di pinggir jalan...lalu, ia kencing sambil membentuk lingkaran dengan urinnya di sekeliling pakaian yang tergeletak. Tiba-tiba, ia berubah menjadi serigala. Setelah itu, ia mulai melolong dan berlari masuk ke hutan."

Walaupun lebih banyak ditemukan di Eropa, kisah mengenai werewolf juga bisa ditemukan di wilayah di luar Eropa.

Di kalangan suku Indian Amerika, makhluk serupa dikenal dengan nama Skin Walker. Di Turki disebut Turkadam, sedangkan di Amerika tengah dikenal dengan nama Nagual. Percaya atau tidak, di Eropa dan Amerika, Leak Bali dianggap sebagai Werewolfnya Indonesia.

Karakteristik Werewolf
Menurut legenda, pada saat bulan purnama, seorang manusia, dalam kondisi tertentu akan berubah menjadi serigala. Tubuhnya akan menjadi tinggi dan kuat. Matanya bersinar terang seperti hewan pada umumnya dan alisnya yang lebat akan bertemu di tengah. Mulutnya terlihat selalu kering, seperti orang yang kehausan.

Kulitnya kasar dan ditumbuhi bulu yang lebat. Telinganya berubah menjadi lancip seperti anjing dengan gelambir yang menggantung di lehernya. Bedanya dengan serigala, werewolf tidak memiliki ekor.

Salah satu metode untuk mengidentifikasi werewolf dalam rupanya sebagai manusia adalah dengan melukai tubuhnya. Jika ia adalah werewolf, maka di bagian tubuh yang terluka akan terlihat adanya bulu seperti serigala.

Cara lainnya, menurut legenda Rusia, seorang werewolf dapat dikenali dengan adanya bulu di bawah lidahnya.

Walaupun dalam film-film Holywood disebutkan kalau werewolf bisa dibunuh dengan peluru perak, karakteristik ini tidak bisa ditemukan di dalam legenda.

Bagaimana cara berubah menjadi Werewolf
Di Italia, Perancis dan Jerman, disebutkan kalau seseorang dapat berubah menjadi werewolf dengan cara tidur di luar rumah pada saat bulan purnama musim semi yang jatuh pada hari rabu atau jumat tertentu.

Lalu, ada juga yang percaya kalau seseorang bisa berubah menjadi werewolf karena digigit oleh werewolf lain. Ini membuatnya menjadi sama seperti legenda Vampire. Ada lagi yang percaya kalau seseorang bisa berubah menjadi werewolf karena dikutuk.

Tetapi, kebanyakan legenda percaya kalau transfigurasi seorang manusia menjadi werewolf terutama diakibatkan oleh kegiatan yang berhubungan dengan aktifitas satanic atau sihir.

Pandangan ini meluas pada abad pertengahan di Eropa yang diiringi dengan perburuan werewolf, vampire dan penyihir. Di Perancis sendiri, antara tahun 1520 hingga tahun 1630, ada sekitar 30.000 orang yang ditangkap karena dianggap sebagai werewolf. Kebanyakan dari tersangka ini kemudian menjalani penyiksaan dan interogasi yang keji hingga tewas.

Walaupun sering dianggap sebagai aktifitas satanic, ada sebuah kisah yang cukup membingungkan.

Pada tahun 1692, seorang pria berusia 80 tahun yang bernama Thiess dari Livonia memberikan kesaksian di bawah sumpah kalau ia dan beberapa teman lainnya adalah werewolf yang disebutnya sebagai "Anjing pemburu Tuhan".

Ia mengklaim kalau mereka adalah perajurit yang diutus Tuhan untuk memburu para penyembah setan dan para penyihir. Thiess juga mengatakan kalau kelompok werewolf seperti dia juga terdapat di Rusia dan Jerman.

Kesaksian Thiess dianggap sebagai penghujatan terhadap Tuhan dan ia dihukum 10 kali cambukan karenanya.

Werewolf dan Vampire
Bagaimana hubungan antara werewolf dan vampire? Kita melihat mereka bermusuhan seperti di film underworld, apakah benar seperti itu?

Sepertinya tidak. Pada abad pertengahan, di Eropa berkembang kepercayaan kalau jasad mereka yang dibunuh karena dianggap werewolf harus dikremasi. Jika tidak, maka jasad itu akan bangkit dari kubur sebagai Vampire.

Ini mengindikasikan kalau masyarakat waktu itu percaya werewolf dan vampire adalah satu oknum.

Di Serbia, Bulgaria dan Slovakia, Vampire dan Werewolf juga dianggap sebagai makhluk yang sama yang dikenal dengan nama Vulkodlak.

Penampakan Signifikan
Salah satu alasan mengapa kisah mengenai werewolf bisa bertahan selama ribuan tahun adalah akibat banyaknya laporan penampakan yang terjadi selama rentang waktu itu.

Misalnya, tahun 1790. Dua orang pengembara sedang berada di Wales Utara ketika seekor hewan besar menyerang kuda mereka. Satu kuda mati terbunuh. Peristiwa ini terjadi saat bulan purnama terlihat di atas langit. Banyak yang percaya kalau makhluk yang menyerang mereka adalah seekor werewolf.

Lebih dari 200 tahun setelah peristiwa itu, tepatnya di tahun 1992, juga di Wales, surat kabar lokal memberitakan mengenai makhluk aneh sebesar beruang yang terlihat berkeliaran di tempat itu. Seorang petani sempat melihat makhluk itu saat bulan purnama dan ia menemukan dua ekor dombanya sudah mati. Sebagian orang juga percaya kalau makhluk itu adalah seekor werewolf.

Legenda Beast of Gevaudan yang meneror Perancis tahun 1760an juga sering dianggap sebagai kasus klasik Werewolf.

Para saksi mata yang melihat makhluk itu mendeskripsikannya sebagai makhluk yang mirip dengan anjing atau serigala.

Beast of Gevaudan tercatat melakukan 11 kali penyerangan dimana kebanyakan korbannya adalah wanita dan anak-anak. Para korban tewas ditemukan dengan tubuh termutilasi dan menunjukkan tanda-tanda dimangsa.


Militer Perancis sampai mengerahkan pasukan untuk memburu makhluk itu. Namun, tidak membawa hasil.

Dari antara semua penampakan modern mengenai werewolf, mungkin penampakan yang paling luar biasa adalah apa yang dialami oleh Mrs.Delburt Gregg dari Texas.

Pada suatu malam di tahun 1958, Mrs.Gregg sedang sendirian di kamarnya ketika ia mendengar suara seperti menggaruk di jendelanya. Sekilas, ia bisa melihat adanya seekor makhluk besar berbulu seperti serigala yang sedang menatapnya dengan mata bersinar. Mrs.Gregg juga bisa melihat gigi taringnya yang putih.

Menyadari kehadirannya telah diketahui, makhluk itu kemudian segera berlari masuk ke dalam semak-semak.

Mrs.Gregg bercerita:

"Setelah beberapa saat, aku menyaksikan satu sosok keluar dari semak-semak. Tetapi, aku tidak melihat adanya serigala berbulu lebat. Figur yang terlihat keluar adalah seorang pria yang sangat tinggi yang kemudian berjalan terburu-buru hingga menghilang di kegelapan malam."

Penampakan Mrs.Gregg sangat sesuai dengan gambaran werewolf versi Holywood.

Kalau begitu, apakah benar ada makhluk werewolf seperti yang digambarkan oleh film-film Holywood?

Penjelasan Alternatif

Sepertinya sulit mengabaikan keberadaan makhluk ini. Jika werewolf hanyalah sebuah cerita rakyat, dongeng atau rekaan Holywood, mengapa kisah penampakan makhluk ini bisa tersebar ke seluruh dunia sejak ribuan tahun yang lalu?

Jika kisah werewolf baru muncul beberapa puluh tahun belakangan, mungkin kita bisa berargumen kalau televisi dan media yang telah menyebarkannya. Tetapi, sepertinya setiap wilayah di dunia, punya kisah werewolfnya masing-masing.

Jadi, apakah makhluk yang disebut werewolf benar-benar ada?

Sebelum masuk ke situ, mungkin ada baiknya kita melihat beberapa teori alternatif yang berusaha menjelaskan mengenai makhluk ini.

Teori alternatif ini dibuat berdasarkan premis kalau tidak ada manusia yang bisa berubah menjadi serigala. Yang ada adalah salah interpretasi atau cerita hiperbolik yang diceritakan secara turun-temurun.

Ini adalah beberapa diantaranya:

Rabu, 28 Januari 2015

LEGENDA ATLANTIS

Kita telah mengenal Atlantis yang legendaris sejak lama. Selain menarik minat para arkeolog dan penjelajah, Atlantis juga menarik perhatian para panganut new age, ufolog hingga nazi Jerman. Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa bangsa Atlantis adalah sekelompok ras super keturunan alien yang memiliki teknologi tinggi. Tapi ngomong-ngomong, berapa banyak dari kalian yang pernah membaca buku Timaeus dan Critias tulisan Plato ?
 
Selalu ada perdebatan apakah Atlantis yang dideskripsikan oleh Plato merupakan sebuah fiksi atau kenyataan. Saya sama sekali tidak kesulitan untuk menerima teori bahwa Atlantis adalah sebuah bangsa yang benar-benar ada dalam sejarah. Namun sepertinya saya mengalami kesulitan untuk menerima teori yang mengatakan bahwa Atlantis adalah negeri para dewa, Ras super keturunan alien dengan teknologi super tinggi, atau teori para penganut new age yang menganggap Atlantis sebagai sebuah benua mistik yang memiliki peranan signifikan dalam kehidupan umat manusia.

Hitler bahkan percaya bahwa bangsa Arya adalah keturunan langsung dari Atlantis yang membuat ia memerintahkan pencarian benua ini.

Jadi saya memutuskan untuk membaca langsung dari sumber legenda Atlantis, yaitu Timaeus dan Critias karangan Plato yang ditulis pada tahun 347 SM. Tentu saja kalian tahu bahwa manusia cenderung membesar-besarkan sesuatu. benar kan ? Jadi saya harus mencari tahu sendiri apa yang dikatakan Plato mengenai Atlantis.

Dan saya tidak menemukan satupun deskripsi yang mengindikasikan bahwa ras Atlantis adalah ras super keturunan alien dengan teknologi super tinggi. Teknologi dan kemampuan yang dideskripsikan Plato mengenai Atlantis sebenarnya sama saja dengan teknologi yang dimiliki oleh bangsa purba lainnya seperti Yunani, Cina dan Mesir. Bahkan, dalam tulisan Plato disebutkan bahwa Bangsa Atlantis kalah berperang dengan Yunani (Saya percaya kalian belum pernah mendengar soal ini).

Mungkin yang membuat orang berpikir bahwa mereka keturunan alien adalah karena Plato menyatakan bahwa bangsa Atlantis berasal dari keturunan Poseidon, Dewa Samudera Yunani (ini berlaku bagi mereka yang mempercayai teori bahwa dewa-dewa masa purba adalah alien).

Tapi menariknya, jika kita meneliti kisah-kisah legenda masa purba dari Cina kuno, Sumeria, Mesir, Yunani dan bahkan Indonesia, kita juga akan menemukan legenda yang menceritakan bahwa mereka adalah keturunan langsung para Dewa. Jadi saya menganggap, Legenda Atlantis tidak jauh berbeda dengan legenda suku bangsa lainnya. (Maaf untuk penggemar Atlantis)

Tapi ada banyak hal menarik yang bisa dipelajari dari kisah Atlantis. Dan bagi yang belum mengetahuinya, di bawah ini saya sertakan deskripsi singkat mengenai Atlantis.

Potongan-potongan kalimat ini saya terjemahkan dari Timaeus dan Critias versi Inggris terjemahan Benjamin Jowett. Kalian juga dapat mendownloadnya sendiri dengan mengklik link sumber di akhir tulisan ini.

Timaeus dan Critias adalah sebuah buku yang ditulis dalam rupa dialog yang terjadi antara Timaeus, Critias, Hermocrates dan Socrates. Dalam buku itu, kisah Atlantis diceritakan oleh Critias yang mendengar kisah itu dari kakeknya yang juga bernama Critias. Sedangkan Critias (sang kakek) mendengarnya dari Solon. Dan Solon mendengarnya dari para pendeta Mesir.

Timaeus hanya sedikit menyinggung soal Atlantis. Sedangkan Critias lebih banyak mendeskripsikan Atlantis. Namun, Critias sepertinya belum diselesaikan oleh Plato sehingga kita hanya mendapat sepenggal kisah Atlantis. Tapi paling tidak cukup untuk mengambil pelajaran dari bangsa yang luar biasa ini.
 
 

Hipotesis lokasi

Add captionCitra satelit Santorini dari udara. Tempat ini merupakan salah satu dari banyak tempat yang diduga sebagai lokasi Atlantis.



Sejak Donnelly, terdapat lusinan-bahkan ratusan-usulan lokasi Atlantis. Beberapa hipotesis merupakan hipotesis arkeologi atau ilmiah, sementara lainnya berdasarkan fisika atau lainnya. Banyak tempat usulan yang memiliki kemiripan karakteristik dengan kisah Atlantis (air, bencana besar, periode waktu yang relevan), tetapi tidak ada yang berhasil dibuktikan sebagai kisah sejarah Atlantis yang sesungguhnya.
Lokasi yang diusulkan kebanyakan berada di sekitar Laut Tengah. Pulau seperti Sardinia, Kreta dan Santorini, Sisilia, Siprus dan Malta; kota seperti Troya, Tartessos, dan Tantalus (di provinsi Manisa), Turki; dan Israel-Sinai atau Kanaan. Letusan Thera besar pada abad ke-17 atau ke-16 SM menyebabkan tsunami besar yang diduga para ahli menghancurkan peradaban Minoa di sekitar pulau Kreta yang semakin meningkatkan kepercayaan bahwa bencana ini mungkin merupakan bencana yang menghancurkan Atlantis.[16] Terdapat wilayah di Laut Hitam yang diusulkan sebagai lokasi Atlantis: Bosporus dan Ancomah (tempat legendaris di dekat Trabzon). Sekitar Laut Azov diusulkan sebagai lokasi lainnya tahun 2003.[17] A. G. Galanopoulos menyatakan bahwa skala waktu telah berubah akibat kesalahan penerjemahan, kemungkinan kesalahan penerjemahan bahasa Mesir ke Yunani; kesalahan yang sama akan mengurangi besar Kerajaan Atlantis Plato menjadi sebesar pulau Kreta, yang meninggalkan kota dengan ukuran kawah Thera. 900 tahun sebelum Solon merupakan abad ke-15 SM.[18]
Beberapa hipotesis menyatakan Atlantis berada pada pulau yang telah tenggelam di Eropa Utara, termasuk Swedia (oleh Olof Rudbeck di Atland, 1672–1702), atau di Laut Utara. Beberapa telah mengusulkan Al-Andalus atau Irlandia sebagai lokasi.[19] Kepulauan Canary juga dinyatakan sebagai lokasi yang mungkin, sebelah barat selat Gibraltar tetapi dekat dengan Laut Tengah. Berbagai kepulauan di Atlantik juga dinyatakan sebagai lokasi yang mungkin, terutama Kepulauan Azores. Pulau Spartel yang telah tenggelam di selat Gibraltar juga telah diusulkan.[20]
Antarktika, Indonesia, di bawah Segitiga Bermuda,[21] dan Laut Karibia telah diusulkan sebagai lokasi Atlantis. Kisah benua "Kumari Kandam" yang hilang di India telah menginspirasi beberapa orang untuk menggambarkannya secara paralel dengan Atlantis. Menurut Ignatius L. Donnelly dalam bukunya, Atlantis: The Antediluvian World, terdapat hubungan antara Atlantis dan Aztlan (tempat tinggal nenek moyang suku Aztek). Ia mengklaim bahwa suku Aztek menunjuk ke timur Karibia sebagai bekas lokasi Aztlan.
Lokasi yang diduga sebagai lokasi Atlantis adalah:
5 PENYIHIR WANITA YANG PALING TERSOHOR


1. The Witch of Endor
 Penyihir ini ada pada jaman alkitab dulu. Menurut 1 Samuel, Saul (Raja pertama Israel)mengkhawatirkan hasil pertempuran sukunya dengan orang-orang Filistin. Jadi meskipun sihir dilarang di kerajaannya, Saul menyamar dan mencari jasa seorang wanita di Endor untuk membangkitkan semangat Samuel (seorang pemimpin Israel kuno), yang memberitahukan bahwa raja dan anak-anaknya akan mati pada hari berikutnya dalam pertempuran. Samuel setengah benar, putra Saul meninggal dan raja bunuh diri.






   


2. Marie Laveau
Meskipun legenda Marie Laveau agak sulit untuk dibuktikan, dia sering digambarkan sebagai ratu voodoo paling terkenal di New Orleans. Lahir sekitar 1794, ia bekerja untuk keluarga kulit putih yang kaya dan dianggap tahu semua hal dan punya mistis kuat, perpaduan Katolik Roma dengan kepercayaan roh Afrika. Dia juga punya ular bernama Zombi. Tetapi dikatakan bahwa ia menggunakan tahi lalatnya di berbagai rumah tempat ia bekerja untuk mendapatkan informasi tentang orang-orang. Informasi inilah yang membuatnya terlihat maha tahu. Pada saat kematiannya pada tahun 1881, New York Times menulis. "Untuk takhayul orang putih, Marie muncul sebagai seorang pedagang dalam seni hitam dan orang yang harus ditakuti serta dihindari".



 3. Mother Shipton

 Mungkin sosok ini merupakan penyihir yang paling dianggap nyata keberadaannya di dunia. Nama sebenarnya adalah Ursula Southeil, takdir telah membuangnya dan membuatnya diasingkan dari kehidupan masyarakatnya sendiri.
Ursula tidak hanya dilahirkan dari rahim seorang ibu remaja yang juga dituduh sebagai seorang penyihir. Ursula pun terlahir dengan kaki cacat, berkepala besar dan pipi cekung. Semenjak lahir ia telah memiki gigi yang lengkap.
Semua penduduk di desanya meyakini bahwa ia terlahir dari hubungan intim sang ibu dengan sosok Iblis, terlebih keberadaan ayahnya tidak diketahui dan dikenali.
Walaupun semua hal aneh terjadi setelah ia dilahirkan, namun ia dikenal memiliki sebuah kemampuan yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya. Reputasinya bahkan menyamai sang peramal, Nostradamus.
Ia banyak meramalkan mengenai berbagai peristiwa yang akan terjadi di masa depan, namun tidak banyak catatan yang ditemukan mengenai ramalannya itu. Dan namanya di daratan Inggris Raya sangat popular.

 4. Cassandra

Cassandra adalah sosok cenayang yang popular dari mitologi Yunani. Ia adalah putri dari Raja Priam dari Troy. Dikisahkan Apollo sang dewa ternyata jatuh cinta kepada Cassandra, namun cintanya bertepuk sebelah tangan, sehingga ia kemudian mengutuk sekaligus memberikan sebuah kelebihan kepada Cassandra, yakni mampu melihat apapun yang tidak dilihat oleh manusia biasa.  Kemalangan Cassandra tidak hanya berhenti disitu saja, hidupnya semakin menyedihkan ketika ia diperkosa oleh Agamemnon. Akhir kisah hidup Cassandra berakhir ketika ia dibunuh di Kota Athena oleh Clytemnenstra–istri Agamemnon, bersama kekasih gelapnya





5. Angéle de la Barthe
Seorang perempuang kaya dan terhormat dari Kota Toulouse, Prancis, Angele yang hidup di abad ke -13. Ia adalah seorang yang pemuka Chatarisme, sebuah sekte yang dinyatakan sesat oleh pihak gereja. Angele le Barthe adalah penyihir pertama yang diburu dan dibunuh di abad pertengahan, yang saatb itu hal-hal berbau supranatural sangat dibenci sekali terutama oleh pihak gereja dan penganu kristen lainnya. Angele dituduh telah berhubungan intim dengan Iblis dan memberinya keturunan, seorang monster pemakan bayi. Tuduhan itu tercetus ketika banyak bayi yang hilang pada waktu itu.  Angele pun dipajsa untuk mengakui tuduhan tersebut, ia disiksa oleh para pendeta dan pengikutnya. Pada akhirnya Angele dinyatakan bersalah dan dieksekusi. Walau demikian, tidak ada catatan yang membuktikan peristiwa tersebut, bahkan banyak yang menyangsikan bahwa sosok Angele benar-benar hidup.






Selasa, 27 Januari 2015

5 HEWAN LEGENDARIS
 
1. UNICORN
   Unicorn adalah hewan legendaris yang telah dijelaskan sejak jaman dahulu sebagai binatang dengan besar, menunjuk, spiral tanduk memproyeksikan dari dahinya. Unicorn itu digambarkan dalam segel kuno Peradaban Lembah Indus dan disebutkan oleh orang Yunani kuno dalam rekening sejarah alam oleh berbagai penulis, termasuk Ctesias, Strabo, Plinius Muda, dan Aelian [1] Alkitab juga menggambarkan binatang., yang re'em, yang beberapa terjemahan yang keliru diberikan dengan unicorn kata. [1] 
Dalam cerita rakyat Eropa, unicorn sering digambarkan sebagai hewan putih kuda-suka atau kambing-seperti dengan tanduk panjang dan kuku terbelah (kadang-kadang jenggot kambing). Pada Abad Pertengahan dan Renaissance, ia biasanya digambarkan sebagai makhluk hutan yang sangat liar, simbol kemurnian dan kasih karunia, yang hanya bisa ditangkap oleh seorang perawan. Dalam ensiklopedi tanduk dikatakan memiliki kekuatan untuk membuat keracunan minum air dan untuk menyembuhkan penyakit. Dalam abad pertengahan dan Renaissance kali, tanduk narwhal itu kadang-kadang dijual sebagai tanduk unicorn.
2. NAGA
 naga, (Sansekerta: "ular") dalam agama Hindu dan Budha, anggota dari kelas makhluk semidivine, setengah manusia dan setengah ular. Mereka dianggap sebagai yang kuat, ras tampan yang dapat mengasumsikan bentuk baik manusia atau seluruhnya ular. Mereka dianggap sebagai berpotensi berbahaya tapi dalam beberapa hal lebih unggul manusia. Mereka tinggal di sebuah kerajaan bawah tanah yang disebut Naga-loka, atau Patala-loka, yang penuh dengan istana-istana megah, indah dihiasi dengan permata. Dewa Brahma pencipta dikatakan telah diturunkan para naga ke daerah bawah ketika mereka menjadi terlalu padat penduduknya di bumi dan telah memerintahkan mereka untuk menggigit hanya yang benar-benar jahat atau mereka ditakdirkan untuk mati sebelum waktunya. Mereka juga terkait dengan air-sungai, danau, laut, dan sumur-dan umumnya dianggap sebagai penjaga harta karun. Tiga naga menonjol adalah Shesha (atau Ananta), yang dalam mitos Hindu penciptaan dikatakan mendukung Narayana (Wisnu) saat ia berada di laut kosmik dan siapa bersandar dunia yang diciptakan; Vasuki, yang digunakan sebagai tali berputar untuk churn laut kosmik susu; dan Taksaka, kepala suku dari ular. Dalam agama Hindu modern kelahiran ular dirayakan pada Naga-Panchami di bulan Shravana (Juli-Agustus).

Para naga betina (atau nagis), menurut tradisi, adalah putri ular keindahan mencolok, dan dinasti dari Manipur di India timur laut, Pallavas di India selatan, dan keluarga penguasa Funan (Indocina kuno) masing-masing mengklaim asal dalam persatuan manusia dan nagi a.

Dalam ajaran Buddha, naga sering direpresentasikan sebagai wali pintu atau, seperti di Tibet, sebagai dewa kecil. Ular Raja Muchalinda, yang terlindung dari hujan Buddha selama tujuh hari sementara dia dalam meditasi, indah digambarkan dalam abad ke-9-13 Mon-Khmer Buddha dari apa yang sekarang Thailand dan Kamboja. Di Jainisme, yang Tirthankara (penyelamat) Parshvanatha selalu ditampilkan dengan kanopi kerudung ular di atas kepalanya.

Dalam seni, naga diwakili dalam bentuk penuh zoomorphic, seperti kobra bertudung tapi dengan dari satu sampai tujuh atau lebih kepala; sebagai manusia dengan ular kanopi banyak-berkerudung di atas kepala mereka; atau sebagai setengah manusia, dengan bagian bawah tubuh mereka di bawah pusar melingkar seperti ular dan kanopi kerudung di atas kepala mereka. Seringkali mereka ditampilkan dalam postur adorasi sebagai salah satu dewa utama atau pahlawan ditunjukkan mencapai beberapa prestasi ajaib di depan mata mereka.


3.PHEONIX
 
Dalam mitologi Yunani, phoenix atau phenix (Yunani: Phoinix φοῖνιξ) merupakan burung berumur panjang yang siklis regenerasi atau dilahirkan kembali. Terkait dengan matahari, phoenix memperoleh kehidupan baru dengan yang timbul dari abu pendahulunya. Phoenix kemudian diadopsi sebagai simbol dalam kekristenan awal. Sementara phoenix biasanya mati oleh api di sebagian besar versi dari legenda, ada versi kurang populer dari mitos di mana burung mitos meninggal dan hanya terurai sebelum dilahirkan kembali. [1] Menurut beberapa legenda, phoenix bisa hidup lebih dari 1400 tahun sebelum kelahiran kembali. [2] Herodotus, Lucan, Pliny the Elder, Paus Clement I, Lactantius, Ovid, dan Isidore of Seville adalah di antara mereka yang telah memberi kontribusi pada menceritakan kembali dan transmisi motif phoenix.

Dalam catatan sejarah, phoenix "bisa melambangkan pembaharuan secara umum serta matahari, waktu, kekaisaran, metempsychosis, konsekrasi, kebangkitan, kehidupan di surga surgawi, Kristus, Maria, keperawanan, pria yang luar biasa, dan aspek-aspek tertentu dari kehidupan Kristen "[3].


4. BASILISK
 
Dalam bestiaries Eropa dan legenda, Basilisk (/ bæzɪlɪsk /, [1] dari βασιλίσκος basilískos Yunani, "sedikit raja," Regulus Latin) adalah reptil legendaris terkenal sebagai raja ular dan dikatakan memiliki kekuatan untuk menyebabkan kematian dengan sekejap. Menurut Naturalis Historia dari Pliny the Elder, basilisk dari Kirene adalah ular kecil, "yang tidak lebih dari dua belas jari panjang," [2] yang begitu berbisa, ia meninggalkan jejak macam racun mematikan di belakangnya, dan tatapan adalah juga mematikan; kelemahannya adalah bau dari musang, yang menurut Pliny, dilemparkan ke dalam lubang basilisk, dikenali karena semua semak dan rumput di sekitarnya telah hangus oleh kehadirannya. Ada kemungkinan bahwa legenda basilisk dan hubungannya dengan musang di Eropa terinspirasi oleh akun spesies tertentu ular Asia (seperti raja kobra) dan predator alami mereka, luwak.
5.CENTAUR
Sebuah centaur (/ sɛntɔːr /; Yunani: Κένταυρος, Kéntauros, Latin: Centaurus) atau hippocentaur [1] [2] [3] adalah makhluk mitologi dengan kepala, lengan, dan dada dari manusia dan tubuh dan kaki dari [4] kuda.

Pada awal Attic dan Beotian vas-lukisan (lihat di bawah), mereka digambarkan dengan bagian belakangnya dari kuda yang menyertainya; di rendering kemudian centaur diberi batang tubuh dari manusia bergabung di pinggang ke withers kuda, di mana leher kuda akan. [rujukan?]

Komposisi setengah-manusia dan setengah-kuda ini telah menyebabkan banyak penulis untuk memperlakukan mereka sebagai makhluk liminal, terjebak di antara dua kodrat, diwujudkan dalam mitos kontras, baik sebagai perwujudan dari alam liar, seperti dalam pertempuran mereka dengan suku Lapith (kerabat mereka) , atau sebaliknya sebagai guru, seperti Chiron.

Para centaur biasanya dikatakan telah lahir dari ixion dan Nephele (awan dibuat dalam citra Hera). Versi lain, bagaimanapun, membuat mereka anak-anak dari Centaurus tertentu, yang dikawinkan dengan kuda magnesian. Centaurus ini entah dirinya sebagai anak ixion dan Nephele (memasukkan generasi tambahan) atau Apollo dan Stilbe, putri sungai dewa Peneus. Dalam versi dari cerita saudara kembarnya itu Lapithos, leluhur suku Lapith, sehingga membuat dua berperang sepupu bangsa.

Centaurs dikatakan telah mendiami wilayah Magnesia dan Gunung Pelion di Thessaly, yang Hutan ek Foloi di Elis, dan semenanjung Malean di Laconia selatan. Mereka terus fitur dalam bentuk sastra mitologi Romawi. Sepasang mereka menarik kereta dari Konstantinus Agung dan keluarganya di Cameo Besar dari Constantine [klarifikasi diperlukan] (c314-16), yang mewujudkan citra sepenuhnya kafir. [5]